Tamu di Blog ini

Sabtu, 23 Agustus 2008

Foto Panorama 3D dari Microsoft

Pemilik kamera digital Canon dari dulu mungkin tidak pernah merasa kesulitan membuat foto panorama dari beberapa foto yang dimilikinya. Maklum Canon sudah menyertakan aplikasi penjahit bernama PhotoStitch.

Kemudahan seperti itu belum tentu bisa dinikmati pemilik foto digital dari kamera merek lain. Namun jangan kuatir. Microsoft Live Labs baru saja mengumumkan kehadiran Photosynth. Inilah aplikasi yang bisa mengubah foto-foto yang overlap menjadi panorama 3D.

Cara kerjanya begini. Photosynth akan meneliti gambar-gambar yang ada untuk melihat apakah ada kesamaan/kemiripan. Bila ada, informasi tersebut akan diproses untuk memperkirakan bentuk subjek dan titik pandang pengambilan foto. Program kemudian akan bisa menciptakan ulang bidang gambar dan menggunakannya sebagai kanvas untuk menampilkan dan menavigasi foto-foto.

Utiliti baru ini juga membiarkan pengguna melakukan preview cepat dari foto-foto yang megapixel-nya besar tanpa harus menunggu loading thumbnail dari foto-foto dituntaskan.

Ingin tahu lebih lanjut? Coba saja kunjungi blog Photosynth. Di sana dipaparkan panduan fotografi dan tutorial video, walaupun belum sempurna.



kompas

Selasa, 19 Agustus 2008

Pelepas dahaga


Jika hari semakin panas, orang-orang biasanya suka mencari air minum dan minuman dingin. Kebanyakan minuman yang sekarang kita minum berasal dari Barat. Kalau banyak meminum minuman itu wajar sekali kalau kita mudah kehilangan nafsu makan. Di Korea, biasanya minuman yang hangat disebut 'Cha' yang berarti teh dan minuman yang dingin disebut Hwachae. Cara memasak dan penyajian Cha Korea hampir sama dengan teh yang biasa anda tahu. Namun Hwachae adalah minuman yang dibuat dari air madu atau sari buah ditambah buah-buahan atau kelopak bunga. Hwachae merupakan salah satu minuman tradisional Korea yang digemari masyarakat. Pada umumnya Hwachae memiliki berbagai nama sesuai dengan buah-buahan dan kelopak bunga yang dipakai. Misalnya, Baahwachae dari buah pear, subakhwachae dari semangka, Jindalehwachae dari kelopak bunga Azelea, Songhwasu dari bubuk bunga cemara, Tteoksudan dari kue tradisonal, dan masih banyak jenisnya. Minuman ini rupanya sudah diminum sejak zaman kerajaan Chosun. Di dalam beberapa buku memasak pada saat itu tertulis bahan dan cara membuat Hwachae. Kalau mengutip cara memasak Hwachae bunga mawar sebagai contohnya, bunga mawar yang sudah mekar dibersihkan lalu ditaburi terigu dan direbus dalam air sedang mendidih sebentar. Setelah dibilas dengan air dingin lalu masukkan dalam air buah Omija yang dicampur dengan madu. Cara membuat Hwachae lainnya, tidak jauh berbeda dengan penjelasan itu.


Bahan-bahan

1/4 buah semangka
3 gelas air madu
es batu secukupnya


Cara memasak

Potong semangka dengan bentuk dadu.
Siapkan air madu
Masukkan semangka ke dalam air madu
Tambahkan es batu kalau mau
Sajikan dalam mangkok kaca supaya kelihatan segar


Selain buah semangka buah apa saja dapat dibuat menjadi hwachae dan berbagai buah boleh dicampurkan. Berdasarkan resep tersebut mungkin anda bisa menciptakan rasa Hwachae yang merupakan satu-satunya di dunia. Daripada meminum minuman biasa dari Barat Hwachae dari berbagai bahan sehat bisa menyegarkan dahaga anda.



KBS

Cara makan ginseng


Ginseng kering



Ginseng merah



Ginseng basah



Cara makan ginseng basah:

1. Cara menggunakan blender

- Cuci ginseng basah
Sebelum diolah, bagian atas ginseng harus dibuang. Kemudian ginseng basah direndam air selama 10 menit karena biasanya ginseng basah berada dalam keadaan agak kering. Setelah itu, cuci ginseng yang telah direndam menggunakan sikat gigi.

- Cara mencampur dengan blender
Biasanya ginseng basah dicampur dengan susu. Caranya, satu gelas susu bercampur dengan ginseng basah 25 - 40g. Ukuran ini bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Misalnya, untuk mengurangi rasa pahit ginseng, kita bisa menambahkan madu atau gula. Minuman ini juga baik untuk dikonsumsi anak-anak.

2. Cara menambah madu

- Cuci ginseng basah
Cara mencuci ginseng sama dengan nomor 1.

- Cara mencampur dengan madu
Kupas kulit ginseng basah yang telah dicuci. Lalu iris ginseng tipis-tipis, masukkan ginseng itu ke dalam botol yang telah diisi dengan madu (Perbandingan ginseng dengan madu adalah 1 banding 5). Kemudian aduk dengan sendok dan tutup dengan baik. Campuran ginseng-madu ini siap untuk dinikmati. Cara meminumnya bisa dengan mencampurkannya dengan air atau langsung meminumnya sesendok demi sesendok. Jika suka, campuran ginseng-madu ini boleh juga ditambah bubuk ginseng

Cara makan ginseng putih

1. Umum (untuk para pekerja atau pelajar)

- Pertama-tama, masukkan ginseng putih 12 – 20 gram ke dalam teko atau slow cooker (panci listrik). Kemudian isikan air 1.000 ml dan rebus hingga airnya berkurang menjadi 600 ml. Minum airnya setelah dingin. Ginseng ini bisa direbus sampai 3 kali. Jangan buang ginseng setelah direbus satu kali.

2. Buat orang lemah dan sakit – pakai teko khusus obat

- Rebus ginseng putih 20 – 50 gram bersama air 3 liter, jahe 4 gram, kurma 15 – 20 gram (4 biji) hingga airnya berkurang sampai 1 liter. Setelah itu yang direbus dituangkan ke kain bersih dan diperas. Orang dewas minum air ginseng ini 3 kali sehari setelah makan. Anak yang berumur 10 – 15 tahun minum air ginseng setengah dari yang dewasa. Anak di bawah umur 10 tahun minum 1/4 dari yang dewasa.

3. Buat obat kuat – pakai teko tanah liat (tembikar)

- Rebuslah ginseng putih 20 – 50 gram bersama air 3 liter, jahe 4 gram, kurma 15 – 20 gram (4 biji), omija 5 – 10 gram, jinpi 5 – 10 gram dan beras ketan 150 gram hingga airnya berkurang sampai menjadi 1 liter (jika tidak memungkinkan, omija, jinpi dan beras ketan bisa diabaikan). Setelah itu, air rebusan tersebut disaring dengan kain bersih dan diperas. Orang dewasa bisa minum air ginseng ini 3 kali sehari setelah makan. Anak-anak berumur 10 – 15 tahun minum air ginseng sebanyak setengah dari dosis dewasa. Anak di bawah umur 10 tahun minum 1/4 dari dosis dewasa.

* Jika ingin mencampurkan dengan bahan obat tradisional Korea, sebaiknya mengikuti resep dokter tradisional Korea.

Cara makan ginseng merah

1. Minum air ginseng merah dalam jangka waktu pendek (hanya untuk pengobatan)

- Rebus ginseng merah 50 – 60 gram bersama air 1.000 ml, kurma 3 buah, jahe 3 gram hingga airnya berkurang menjadi 350 ml. Minum air ginseng merah ini 2 ~ 3 kali sehari. Anak di bawah usia 15 tahun boleh meminumnya sebanyak setengah dari dosis dewasa. (Jika minum air ginseng merah ini dalam jangka waktu yang lama, maka efeknya akan lebih baik. Sebaiknya minum air ginseng merah ini terus-menerus untuk memperbaiki kesehatan.)

2. Minum air ginseng merah untuk memperbaiki kesehatan

-Rebus ginseng merah 12 – 20 gram bersama air 1.000 ml, kurma 3 biji, jahe 3 gram hingga airnya berkurang menjadi 350 ml. Minum air ginseng merah ini 2 ~ 3 kali sehari. Anak di bawah 15 tahun minum yang setengah dari dosis dewasa. (Jika minum air ginseng merah ini dalam jangka waktu yang lama, maka efeknya akan lebih baik. Sebaiknya minum air ginseng merah ini terus-menerus untuk memperbaiki kesehatan.)

Cara makan bubuk ginseng/bubuk ginseng merah

Cara membuat madu-ginseng atau madu-ginseng merah

- Cara membuat madu-ginseng atau madu-ginseng merah lebih mudah daripada membuat madu-ginseng basah. Masukkan bubuk ginseng ke dalam botol yang telah diisi dengan madu. Kemudian aduk dengan sendok dan tutup dengan baik. Campuran madu-ginseng ini bisa langsung dimakan sebanyak satu sendok makan. Campuran madu-ginseng ini juga bisa diencerkan dengan air kemudian diminum. Bila suka, boleh juga ditambahkan ginseng basah yang utuh. (Saat tamu atau sanak saudara datang ke rumah campuran madu-ginseng ini dapat disajikan sebagai teh ginseng.)


sumber: KORINDO99