Tamu di Blog ini
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 September 2011

9 Manfaat Tarik Napas Panjang

Ketika rasa panik dan gugup melanda, pernahkah mencoba untuk menarik napas Anda dengan panjang atau dalam, dan seketika perasaan Anda kembali tenang. Terasa aneh memang, tapi sangat efektif untuk dilakukan.


Ternyata, keuntungan menarik napas panjang/dalam tidak hanya untuk meredakan perasaan gugup. Para ahli mengatakan, menarik nafas dalam-dalam pada saat-saat tertentu dapat memberikan manfaat kesehatan lainnya. Berikut adalah manfaat-manfaat lain dari bernapas dalam-dalam :

Minggu, 17 Agustus 2008

Menghibur Diri Dengan Makanan

Hubungan antara makanan dan suasana hati sudah menjadi bagian dari pengalaman kita sehari-hari, walaupun bisa jadi tak semua orang menyadarinya. Mungkin anda pernah merasakan setelah meneguk secangkir kopi, kemudian kemampuan berkonsentrasi kian bertambah?

Jenis makanan tertentu ternyata bisa membantu mengatasi perasaan sedih, terpuruk bahkan meredakan amarah.Dengan porsi tepat dan pemilihan jenis makanan yang benar, makan bisa jadi obat untuk menyembuhkan suasana hati yang buruk.

Bagaimana mekanisme makanan bisa mempengaruhi suasana hati? Seperempat dari kalori yang diperoleh tubuh dimanfaatkan otak untuk membentuk neurotransmitter (penghubung saraf). Zat gizi yang masuk ke dalam otak untuk melalui aliran darah, bercampur dengan enzim-enzim yang ada di otak untuk membentuk choline (asam amino pembentuk neurotransmitter). Jika jumlah zat gizi yang diperoleh otak terlalu sedikit, tubuh akan berhenti membentuk neurotransmitter yang mengakibatkan menurunnya kondisi mood, selera makan, daya pikir dan kemampuan gerak ganda. Dengan kata lain, makanan tertentu dan dalam jumlah yang cukup yang diolah tubuh dan terserap di aliran darah, dapat meningkatkan jumlah penghubung saraf yang dapat mempengaruhi suasana hati.

Jenis penghubung saraf yang paling rentan dipengaruhi oleh makanan adalah serotonin. Kadar serotonin yang tinggi dalam darah memperbaiki kemampuan tubuh dalam menahan rasa sakit, meningkatkan suasana hati, dan mengatasi sulit tidur. Sebaliknya, kandungan serotonin yang rendah memicu munculnya depresi, insomnia dan tingkah laku agresif.

Suasana Hati: Depresi
Jenis Makanan Penangkal: Tomat dalam bentuk segar atau jus, kacang-kacangan dan nasi
Kandungan Zat Gizi dan Khasiatnya: Kandungan lycopene pada tomat, protein pada kacang-kacangan serta karbohidrat pada nasi mampu menurunkan depresi

Suasana Hati: Perasaan sedih
Jenis Makanan Penangkal: Cokelat, pudding cokelat dan semua makanan terbuat dari cokelat
Kandungan Zat Gizi dan Khasiatnya: Phenythyamine dan phenol dalam cokelat mampu meningkatkan serotonin yang dapat membantu menghilangkan rasa sedih

Suasana Hati: Emosional
Jenis Makanan Penangkal: Yoghurt dan susu
Kandungan Zat Gizi dan Khasiatnya: Kalsium dan pro vitamin D pada yoghurt memberikan efek menenangkan

Suasana Hati: Sulit konsentrasi
Jenis Makanan Penangkal: Salad wortel, jus wortel atau wortel segar
Kandungan Zat Gizi dan Khasiatnya: Betakaroten yang berlimpah dalam wortel membantu menguatkan kemampuan konsentrasi

Suasana Hati: Bosan
Jenis Makanan Penangkal: Semua makanan kaya protein seperti fillet ikan tuna, daging sapi dan ayam rendah lemak
Kandungan Zat Gizi dan Khasiatnya: Zat besi yang terkandung didalamnya memberi efek mengurangi rasa bosan

Suasana Hati: Sulit tidur
Jenis Makanan Penangkal: Selada, kaldu ayam, keju, biji wijen dan teh hangat
Kandungan Zat Gizi dan Khasiatnya: Memberikan efek rileks pada saraf otak dan otot serta membuat mata mudah dipejamkan

Suasana Hati: Gelisah
Jenis Makanan Penangkal: Segala jenis roti, buah-buahan kering, pasta (segala macam mie) dan kentang bakar
Kandungan Zat Gizi dan Khasiatnya: Karbohidrat kompleksnya dapat meningkatkan kadar serotonin dan triptophan dalam darah

Senin, 30 Juni 2008

Hidup Sehat Mampu Ubah Genetika

Pola hidup sehat, termasuk diet yang tepat dan rajin berolahraga, ternyata tidak hanya baik untuk jasad. Lebih dari itu, kebiasaan hidup sehat juga dapat mengubah susunan gen seseorang.

Bukan perubahan gen yang jelek, melainkan perubahan yang membantu manusia menyembuhkan berbagai macam penyakit, termasuk kanker. Para ilmuwan di Preventive Medicine Research Institute di Sausalito, California, Amerika Serikat (AS), belum lama ini berhasil membuktikan fenomena itu. Ilmuwan yang dipimpin Dr Dean Ornish dalam laporannya di Proceedings of the National Academy of Sciences mengungkapkan, terjadi sekira 500 perubahan gen pada orang yang mempunyai pola hidup sehat.

"Perubahan itu termasuk 48 gen yang hidup dan 453 gen yang mati.Gen yang hidup adalah gen yang dapat mencegah penyakit. Sementara gen yang mati merupakan gen pemicu penyakit, termasuk penyakit kanker payudara dan kanker prostat," papar Dr Dean. Guna membuktikan temuannya itu Dr Dean mengaku telah melakukan penelitian terhadap 30 pria dengan risiko rendah terjangkit kanker.

Selama tiga bulan, para pria itu melakukan perubahan pola hidup yang cukup dramatis, termasuk diet dengan memakan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Mereka juga melakukan berbagai aktivitas olahraga tingkat menengah seperti jalan kaki selama setengah jam per hari. Sebagai penyempurna, para pria itu diminta melakukan satu jam relaksasi seperti meditasi.

"Seperti yang sudah diduga sebelumnya, para pria itu mengalami penurunan berat badan ke tingkat yang ideal, penurunan tekanan darah, serta menunjukkan tanda-tanda tubuh sehat lainnya," tulis Dr Dean. Sementara itu, Dr Dean menegaskan bahwa temuannya adalah bukti nyata bahwa penyakit kanker memang berhubungan dengan gen dan hal itu berhubungan dengan pola hidup sehat.

"Banyak orang mengatakan penyakit mereka datang karena gen yang dimiliki. Sekarang Anda tahu apa yang seharusnya Anda lakukan," papar Dr Dean yang juga berafiliasi dengan University of California, San Francisco. Lebih lanjut Dr Dean menjelaskan, para pria yang dilibatkan dalam penelitiannya adalah mereka yang menolak menjalani perawatan medis konvensional untuk mengobati kanker prostat. Hal ini sengaja untuk mengetahui biopsi pada diri seseorang sebelum dan sesudah melakukan perubahan pola hidup sehat.